Waktu
Dalam hidup pasti kita tidak pernah lepas dari namanya waktu. Waktu yang membuat kita terus berjalan maju. Waktu tidak bisa kita ulang seperti saat kita memakai aplikasi boomerang. Waktu tidak bisa digunakan jika kita tidak memanfaatkannya dengan baik. Waktu juga yang akan menjemput ajal kita.
Seperti Azizah, ia adalah perempuan berhijab yang selalu berpikir kedepan. Ia tidak pernah mengenang masa lalu yang telah membuatnya trauma. Ia selalu berusaha lebih baik lagi dari hari ke hari. Sekarang ini ia sedang mengerjakan tugasnya di kafe miliknya. Ia juga berpikir kapan ia akan memiliki pasangan seperti teman-temannya
Azizah merupakan seorang wirausahawan muda yang sukses. Ia memiliki kafe yang sudah ia rintis sejak kuliah. Memang orang tua Azizah sangat berkecukupan tapi ia tidak ingin menyusahkan mereka. Azizah ingin ia menjadi anak yang mandiri dan selalu membanggakan kedua orang tuanya. Sejak kecil Azizah sudah diajarkan mandiri oleh kedua orang tuanya.
Saat sedang mengetik, ia di kagetkan dengan seorang laki-laki yang datang dan duduk di depannya. Lantas Azizah langsung pergi dan tidak menghiraukannya. Azizah pun pindah ke tempat kerjanya yang berada di lantai 2. Azizah sangat suka dengan kesunyian, maka dari itu ia tidak mau diganggu oleh siapa pun kecuali orang tuanya.
Tiba-tiba ia dikagetkan dengan suara dering HPnya dan tertera nama mamanya.
"Assalamualaikum, ada apa Ma?"
"Waalaikumsalam, tadi di kafemu ada laki-laki yang pakai jaket warna hijau?" tanya mama balik
"Iya ma tadi ada. Memangnya dia siapa?" tanya Azizah lagi
"Itu calon suamimu, ia datang untuk jemput kamu. Namanya Azam" jawab mama
"Ha!!! Calonku Ma? Mama apaan sih kan aku belum mau menikah. Aku masih fokus sama skripsiku dulu, baru nanti kalau udah lulus mikirin nikah" jawab Azizah dengan nada agak tinggi
"Udah kamu nurut aja sama mama, dia baik kok. Udah sana kamu samperin lagi, Mama tunggu di rumah" jawab mama dan sambungan pun terputus
Azizah pun dengan malas menghampiri laki-laki yang bernama Azam itu.
"Mas Azam ya?" tanya Azizah
"Iya, kok pergi tadi. Pasti kaget ya saya kesini" jawab Azam canggung
"Gak kok, cuma.... Gitu" jawab Azizah juga canggung
"Yaudah ayo ke rumah" ajak Azam yang dijawab anggukan oleh Azizah
Sesampainya di rumah, Azizah langsung pergi ke kamarnya dan Azam pun ke ruang tamu. Azam duduk dan datang Mama Azizah, ia menyambutnya dengan senang.
"Assalamualaikum, tante" salam Azam
"Waalaikumsalam, Azam. Udah jangan panggil tante, panggil mama aj. Kan udah mau nikah sama Azizah" jawab mama enteng. Setelah beberapa menit Azizah pun datang dengan baju yang lebih santai. Mereka pun mengobrol dengan mama yang mendominasi.
Azam pun pulang, dan Azizah pun lega dengan itu. Ia pun langsung bertanya kepada mamanya.
"Ma, kok udah ngerencanain pernikahan tanpa tanya dulu ke aku" tanya Azizah
"Lebih cepat lebih baik nak, kamu kalau ditanya nanti jawab nya nanti aj. Kayak tadi nelpon" jawab mama sambil memasak
"Tapi kan bisa tanya atau bilang aku sebelum si Azam jemput aku" jawab Azizah kesal.
"Udah, kamu siap-siap gih. Nanti malam orang tuanya Azam kesini mau bahas tanggal pernikahan kamu" jawab mama
"Loh padahal tadi Azam udah ke sini, kok nanti ke sini lagi sih Ma" jawab Azizah
"Udah sana siap-siap, mau cantik gak di depan mertua" jawab mama centil
Azizah dengan malas pergi ke kamarnya dan bersiap-siap, padahal masih ada 4 jam lagi. Memang Azizah adalah perempuan yang cepat sekali berganti baju, ia tidak suka memakai baju atau make up yang berlebihan
Malam pun tiba, benar orang tua Azam serta Azam ke rumah Azizah untuk makan malam dan membahas tentang pernikahan mereka berdua.
"Untuk malam ini kita makan terlebih dahulu baru kita membahas tentang pernihakan anak kita" Ayah Azizah
Mereka pun hanyut dengan makanan yang tersaji di meja makan dan saatnya membahas tanggal pernikahan.
"Untuk nak Azam dan Azizah, mau tanggal berapa pernikahannya?" tanya Wyah Azizah
"Saya nurut aja sama Azizah" jawab Azam
"Saya juga nurut aj" jawab Azizah menyaut
"Wah... Samaan nih jawabnya, udah jodoh beneran ini" Mama Azizah menimpali
"Iya lah, orang mau nikah" jawab Ayah Azizah juga
Setelah di rundingkan akhirnya di sepakati akad pernikahannya di adakan akhir bulan, dan itu kurang 3 minggu lagi.
Semua sudah di persiapkan dengan matang dan akhirnya Azam dan Azizah sudah resmi menjadi suami istri. Waktu juga akan mendatangkan pasangan yang tak terduga dan waktu juga akan memisahkan pasangan yang kita sayangi. Waktu juga akan menjawab semua pertanyaan kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar